|
VOP Online- Jerusalem tidak saja milik umat Islam, tapi kristen juga Yahudi. Klaim Jerusalem sebagai kota abadi Israel oleh Netanyahu dan didukung oleh Obama, seolah ingin mempertegas keabadian politik apartheid Israel. Harusnya Amerika malu sebagai kampiun demokrasi mempertegas dan mendukung politik rasis Israel. Demikian dikatakan Fariz N. Mehdawi, duta besar Palestina untuk Indonesia di kantornya, jln Diponegoro 59, Menteng Jakarta, rabo 22/2 pada saat audience dengan relawan GMJ Indonesia. Yahudisasi terhadap semua situs Palestina merupakan upaya sistematis dalam pendirian Israel Raya, negara khusus ras Yahudi.
FarizĀ sangat mendukung setiap upaya anak bangsa Indonesia dalam membantu bangsa Palestina.Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza juga merupakan bagian ekpresi dukungan rakyat Indonesia terhadap bangsa Palestina. Rumah sakit ini merupakan ungkapan tulus dan pengikat hati rakyat Indonesia dengan rakyat Palestina demikian dikatakan dr Joserizal, penggagas Rumah Sakit di Gaza.
Tidak saja membangun rumah sakit, tapi upaya lain harus di tempuh dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina,seperti bergabung dengan gerakan sipil dunia seperti Mavi Marmara, Viva Palestina, Internasional Solidarity Movement, Human Aid,caravan to Gaza juga Global March to jerusalem. Gerakan sipil menuju Jerusalem adalah gerakan global dunia dari lima benua, Asia, Afrika, Australia, Amerika, Eropa untuk membebaskan Jerusalem dari cengkeraman satu-satunya negara kolonial yang tersisa di dunia, Israel. 1 juta anak manusia dari seluruh dunia akan berbaris membebaskan jerusalem tepat 30 maret 2012, di Jordan.
|