Selasa, 17 Januari 2012 20:07    PDF Cetak Surel
Pidato Arbain Sayyed Hasan Nasrullah
Penilaian Pengguna: / 4
JelekBagus 

VOP Online — Pada acara Arbain Husaini kemarin di utara Lebanon, Sayid Hasan Nashrullah tampil sebagai pembicara. "Teror terhadap para ilmuwan Iran tidak akan melumpuhkan teknologi Iran," tegasnya menggema. "Mereka meneror para ilmuwan nuklir karena mereka menginginkan supaya kita di Dunia Arab hanya bisa memainkan alat musik, bernyanyi, dan hanya bisa menari. Mereka menginginkan kita melalui siang hari dan malam kita dengan melakukan hal-hal yang tak berguna. Dengan itu, kita tidak akan memiliki ilmuwan di segala bidang dan kita tidak menjadi umat yang bisa memproduksi ilmu pengetahuan. Akibatnya, kita hanya bisa mengimpor," tukasnya.

Sayyid Hasan Nashrullah melanjutkan, "Imam Khamenei di Iran mengajak kita supaya memproduksi. Dan ini adalah salah satu tanda kekuatan kita." Sayyid Hasan Nashrullah menekankan bahwa muqawamah di samping militer dan rakyat adalah satu-satunya opsi guna menjamin keamanan di Lebanon dan mempertahankan kedaulatan dan kemuliaan negara ini.

"Kemarin saya mendengar Ban Ki-moon mengkhawatirkan kekuatan khusus Hizbullah. Saya merasa sangat bahagia. Kekhawatiran Sekjen PBB memberikan ketenangan kepada kita. Masalah yang sangat penting bagi kita adalah kekhawatiran Sekjen PBB, Amerika, dan Israel," tegasnya. Nashrullah Menekankan, "Seluruh usaha kami adalah memberikan kepastian kepada seluruh bangsa kita di Lebanon, baik kecil maupun besar, bahwa muqawamah mampu mencegah penjajahan baru dan pelanggaran terhadap kedaulatan negara ini. Hal ini menyebabkan kita tenang dan merasakan bahagia."

Nashrullah melanjutkan, "Selama beberapa dasawarsa ini, apakah hasil yang kita peroleh ketika kita bersandar kepada Uni Arab, PBB, DK PBB, Uni Eropa, dan lain sebagainya? Hasilnya hanya kontinutitas pendudukan Palestina. 10 ribu penduduk Palestina sekarang sedang mendekam dalam penjara. Jutaan warga Palestina tak bertempat tinggal. Kehormatan Quds yang merupakan milik Muslimin dan umat Kristen diinjak-injak oleh Zionis." Ia kembali menegaskan, "Akan tetapi, muqawamah Lebanon yang berlindung kepada Allah dan bersandar kepada kekuatan para pejuangnya telah berhasil mewujudkan kemenangan. Muqawamah di Gaza dan Irak juga telah menciptakan kemenangan."

Sayid Hasan Nashrullah juga menyinggung masalah Imam Musa Shadr. Ia sangat berterima kasih kepada pihak yang siap bekerja sama di Libya. "Kami sangat menjunjung tinggi usaha saudara-saudara kita di Libya yang siap menangani kasus ini. Kami juga memohon supaya mereka serius menangani kasus penting ini," ungkapnya. Masalah berikut yang disinggung oleh Sekjen Gerakan Perlawanan Hizbullah ini adalah masalh Suriah. "Tentang masalah Suriah, kita semua lebih banyak menerima akibat buruk perkembangan di negara ini. Oleh karena itu, kita berusaha keras untuk menjauhkan negara kita dari pengaruh perkembangan yang sedang terjadi di Suriah. Sekalipun demikian, Lebanon akan memperoleh pengaruh perkembangan yang sedang terjadi di Suriah ini," tukasnya.

Ia menambahkan, "Untuk itu, dalam rangka menghaturkan kasih sayang kepada Suriah, bangsa, pemimpin, dan seluruh lapisan rakyat Suriah, kami berharap para pihak oposisi menerima ajakan Asad untuk berdialog. Mereka seharusnya bekerja sama guna mewujudkan perbaikan dan reformasi. Kami senantiasa mendukung setiap usaha penyelesaian masalah melalui jalan dialog. Kami mengajak seluruh pihak untuk meletakkan senjata demi menjaga ketenangan dan stabilitas negara." Ia melanjutkan, "Saya deklarasikan kepada seluruh dunia bahwa sebagian orang memperingatkan meletusnya perang golongan di kawasan ini. Akan tetapi, tindakan kalian, baik tindakan politik maupun media massa, menyeret kondisi ke arah perang golongan ini. Jika kalian memang jujur dalam pemberian peringatan ini dan memang berusaha menjauhkan kawasan ini dari peperangan golongan, maka hendaknya kalian menengok ulang setiap tindakan sebelum kalian melakukannya."

"Daripada kita melakukan embargo dan tekanan terhadap rakyat Suriah, sebaiknya kita saling bergandengan tangan untuk menyalurkan bantuan dalam rangka menemukan solusi yang logis demi menyelesaikan masalah Suriah," tambahnya. Sayid Hasan Nahsrullah mengutuk aksi peledakan yang terjadi di Irak yang telah memakan ratusan korban. Ia juga meminta kepada seluruh ulama Dunia Islam supaya mengutuk aksi terorisme yang membasmikan rakyat lantaran perbedaan pemikiran, agama, mazhab, dan politik di Irak, Afghanistan, Pakistan, dan Nigeria.

"Dosa mereka yang telah gugur syahid di Irak adalah mereka berjalan kaki untuk menziarahi salah seorang cucu Rasulullah saw," ujarnya. "Aksi pembunuhan tidak pernah berguna. Pembunuhan-pembunuhan yang terjadi di Karbala, Lebanon, Palestina, Irak, dan Iran tidak menyebabkan segala sesuatu berhenti," tambahnya.(SHABESTAN )

 

 

 

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.